Tips Ampuh Menghadapi Pacar yang Sedang PMS

Pacar: “Sayang, aku lagi bete nih.”

Kamu: “Bete kenapa sayang?”

Pacar: “Gapapa. Bete aja.”

Kamu: “Kok bete aja? Pasti ada sebabnya dong kamu bete?”

Pacar: “Lah emang kenapa sih kalo aku bete aja?! Emang harus ada sebabnya?! Ih ngeselin banget                sih kamu!”

Kamu: “Lah sayang aku cuma na……”

Pacar: “Ah bawel! Kamu nggak ngertiin aku banget sih!” *tiba-tiba nangis*

Kamu: “Lah sayang kamu kenapa…aku salah apa….” *ikutan nangis sambil makan kuaci*

Kalo kamu cowok yang pernah atau bahkan sering mengalami kejadian sejenis diatas, selamat. Kamu nggak sendirian. Di tanggal-tanggal tertentu tiap bulan, sebagai cowok pasti terkadang ada rasa was-was dan berpikir, “udah tanggalnya belom ya?” Sebenernya ngomongin apa sih?

Kita lagi ngomongin sindrom yang nggak cuma dihadapin wanita tapi pria juga. Yap! Salah satu momok menakutkan bagi kaum pria adalah ketika pasangannya PMS!

Disaat PMS ini, biasanya wanita akan lebih sensitif, mudah marah, dan apapun yang pasangannya lakukan selalu salah di mata mereka!

PMS adalah kependekan dari Pre-Menstrual Syndrome, sebuah sindrom yang timbul ketika wanita mendekati masa datang bulannya atau haid. Biasanya terjadi sekitar 1 – 2 minggu sebelum datang bulan. Gejala-gejala yang terjadi biasanya berhubungan dengan masalah fisik dan emosional. Namun yang biasanya dialami adalah gejala-gejala seperti badan jadi mudah lelah atau pegal-pegal, munculnya jerawat yang berlebih, mood yang labil, dan bahkan mudah stress.

Terus, bagaimana caranya menghadapi wanita yang sedang PMS?

  1. Tahu jadwal haid pasangan

Ada baiknya kalau kamu, para pria, mencatat jadwal haid pasanganmu. Jadi kamu bisa memperkirakan waktu-waktu pasanganmu menjelang haid. Apalagi di era digital sekarang ini kamu bisa dengan mudahnya men-download aplikasi ponsel untuk mengetahui hari-hari wanita menjelang haid. Dengan begini kamu bisa mempersiapkan diri ketika pasanganmu sudah terlihat ‘aneh’. 

  1. Cemilan / makanan kesukaan

Biasanya, ketika wanita memasuki masa PMS, nafsu makan mereka meningkat. Kamu sebaiknya tidak banyak komentar dalam hal ini. Justru kamu harus menunjukan kepedulianmu dengan memberikannya berbagai makanan kesukaannya seperti coklat, yoghurt, snack, atau buah-buahan yang dapat mengurangi sakit di bagian perutnya. Suasana hatinya-pun bisa kembali normal dan dia merasa tenang.

  1. Jaga perkataan

Sangat disarankan untuk menjaga perkataanmu ketika sedang bersama pasanganmu yang sedang PMS. Usahakan untuk tidak menyinggungnya atau bahkan membentaknya. Kamu juga jangan membahas masalah sensitif seperti membahas tentang mantan kekasih atau sesuatu yang membuatnya sedih bahkan marah. Hal ini disebabkan setiap wanita yang memasuki masa PMS akan lebih mudah stress dan memuncak emosinya.

  1. Hindari pertengkaran

Wanita yang sedang PMS akan mengalami perubahan emosi yang signifikan bahkan hingga 99%. Apapun yang kamu lakukan akan terlihat salah (walaupun katanya laki-laki memang selalu salah sih :p) dan apapun yang kamu katakan bisa menjadi boomerang buat kamu!

Salah satu contohnya adalah kutipan percakapan di awal tadi.

Kebanyakan wanita akan lebih tenang jika kamu menuruti apa yang menjadi kemauan mereka, karena mereka akan merasa lebih dihargai. Permintaan kecil seperti minta diambilkan minum, minta jemput tepat waktu, mendengarkan keluh kesahnya, akan semakin berarti disaat mereka sedang PMS. Jika permintaannya masih wajar dan layak untuk dilakukan tidak ada salahnya bukan? Hindari hal-hal yang dapat membuatnya emosi apalagi sampai membuat kalian bertengkar.

  1. Lebih perhatian (Jangan sibuk sendiri!)

Ketika wanita sedang PMS, biasanya dia merasa lebih butuh perhatian terutama dari pasangannya. Dia ingin dimanjakan, disayang, dan lebih diperhatikan oleh     pasangannya. Membantu pekerjaannya, menemaninya di saat waktu luang, dan menghiburnya dapat menenangkan dan meringankan stressnya.

  1. Lebih Sabar dan Pengertian

Seperti pada poin-poin sebelumnya, ketika PMS wanita memang akan lebih mudah marah. Yang dapat kamu lakukan adalah dengan menjadi pasangan yang lebih sabar dan pengertian. Mungkin ada kata-katanya yang kelewat batas atau bahkan menyakiti kamu, namun kamu tidak perlu menanggapinya dengan serius apalagi sampai baper!

Mengertilah bahwa sebenarnya mereka tidak benar-benar marah padamu. Hanya saja ada masalah hormon yang sangat menganggu sehingga apapun yang kamu lakukan akan selalu salah di mata pasanganmu. Bahkan sekalipun kamu hanya diam, menurut mereka kamu sedang menantang perang dunia ke-4!

Lebih bersabar dan positive thinking bahwa pasanganmu (dan kamu) sedang mengalami masa-masa yang sangat tidak kalian suka dan yakinlah hal itu tidak akan berlangsung lama.

Itulah beberapa poin yang mungkin bisa kamu terapkan untuk menghadapi pasanganmu yang sedang PMS. Sebenarnya tidak hanya berlaku untuk yang sudah berpasangan kok! Untuk kamu yang single dan memiliki teman wanita atau saudara perempuan-pun kamu bisa menerapkan tips diatas untuk menghadapi mereka ketika sedang PMS. Good luck!

*kalo kamu mau copas tulisan ini, harap dituliskan sumbernya ya. Terima Kasih :)*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s